Tampilkan postingan dengan label Must Read. Tampilkan semua postingan

Tampilkan postingan dengan label Must Read. Tampilkan semua postingan

Dituntun Doa, Dipertemukan Takdir


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 




    Terkadang, Allah menulis cerita cinta dengan cara yang tak pernah kita duga. Ia tidak selalu datang lewat tatapan pertama, bukan pula melalui kata-kata manis yang diucapkan tergesa. Ada kisah yang justru dimulai dengan niat baik, diperjalankan dengan doa, dan dijaga dengan kesungguhan hati.


    Ini bukan kisah cinta yang berawal dari rayuan, tapi dari keyakinan. Tentang dua orang yang sama-sama mencari ketenangan, lalu dipertemukan di waktu yang paling tepat, bukan karena kebetulan, tapi karena kehendak-Nya.


    Dan begitulah, langkah kecil di suatu malam bulan Juni itu perlahan menuntun kami pada takdir yang telah ditulis sejak lama.



Sebuah Awal yang Ditetapkan dengan Tenang


    Pada 18 Juni 2025, sebuah ajakan makan malam dari seorang teman terdengar biasa bagi Cindhi. Ia menerima tanpa banyak pikir, apalagi restoran yang dipilih menyediakan salah satu makanan favoritnya. Namun siapa sangka, malam itu justru menjadi awal dari cerita baru dalam hidupnya.


Di tengah obrolan santai, emannya berkata dengan hati-hati,

“Sebenarnya aku ngajak kamu makan karena mau ngenalin kamu ke adikku, namanya Sagi. Nggak perlu pacaran, temenan aja dulu.”

Cindhi terdiam sejenak, lalu menjawab,

“Aku nggak mau pacaran atau hubungan yang nggak jelas. Kalau adik Mas serius mau menikah, lebih baik kita taaruf aja.”

    Ucapannya sederhana, tapi tulus. Ia tak menyangka bahwa kalimat itu akan membuka jalan menuju kisah yang lebih besar.



    Beberapa hari berselang, Sagi menyetujui usulan itu. Pada 28 Juni 2025, keduanya bertukar CV sebagai langkah awal taaruf. Dari lembar-lembar singkat yang berisi kisah hidup dan harapan masa depan, mereka mulai mengenal satu sama lain, bukan dari janji manis, tapi dari kejujuran dan niat baik.



    Kemudian, pada 5 Juli 2025, Cindhi dan Sagi bertemu untuk pertama kalinya. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana hangat dan sopan, ditemani oleh teman Cindhi dan suaminya. Mereka berbincang tentang kehidupan, keluarga, dan pandangan mereka terhadap pernikahan. Tidak ada kesan tergesa, tidak pula basa-basi, hanya dua orang yang saling membuka diri dengan hati-hati dan tulus.



    Setelah beberapa kali berdiskusi, Cindhi dan Sagi sama-sama merasa mantap. Mereka menemukan banyak kesamaan cara pandang dan tujuan hidup. Waktu berjalan, hingga 30 Agustus 2025, Sagi datang menemui ayah Cindhi untuk berkenalan sekaligus menyampaikan niat baiknya. Dengan ramah, sang ayah menerima kehadirannya dan berkata, “Kalau memang serius, minggu depan ajak ibumu ke sini untuk meminta izin secara resmi.” Ucapan itu menjadi tanda restu awal dari keluarga.



    Seminggu kemudian, tepat 6 September 2025, Sagi menepati janjinya. Ia datang bersama ibunya, membawa niat tulus untuk melamar Cindhi.  Pertemuan itu berlangsung sederhana namun sarat makna, penuh kehangatan dan rasa syukur, menjadi awal dari perjalanan baru yang lebih besar.



    Hari-hari berikutnya diisi dengan doa dan persiapan. Banyak hal yang mereka pelajari dari satu sama lain. Koordinasi yang cukup intens untuk mempersiapkan acara besar mereka dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. Meski lelah, penat, letih, dan stres sering datang, ditambah tekanan pekerjaan serta tanggung jawab lainnya, mereka tetap berusaha menjalani semuanya dengan baik. Dari proses itu, mereka semakin mengenal satu sama lain: bagaimana harus bersikap, bagaimana cara pandang masing-masing menghadapi masalah dan tekanan.



    Hingga akhirnya, pada 13 Desember 2025, perjalanan itu tiba di puncaknya, hari di mana niat baik disatukan dalam ikatan suci pernikahan.
Bagi Cindhi dan Sagi, pernikahan bukan sekadar penyatuan dua hati, melainkan awal dari ibadah yang dijalani bersama. Mereka percaya, cinta sejati bukan datang dari kebetulan, melainkan dituntun oleh doa dan restu dari Allah. Dengan hati yang penuh syukur, keduanya bertekad membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah, serta berharap kelak dapat menebar kebaikan melalui keluarga kecil yang Allah amanahkan.





Epilog


    Setiap langkah yang kami lalui bukan selalu mudah. Ada lelah, ada air mata, ada ragu yang datang tanpa diundang. Namun di antara semua itu, ada satu hal yang tak pernah hilang, keyakinan bahwa setiap hal yang dijalani dengan niat baik akan selalu dijaga oleh Allah.


    Kini, ketika kami menatap ke belakang, kami sadar bahwa perjalanan ini bukan sekadar tentang bertemu dan menikah. Ini tentang belajar memahami, menahan ego, bersabar, dan mempercayai rencana-Nya. Tentang bagaimana Allah mempertemukan dua hati yang sebelumnya asing, lalu menumbuhkan cinta perlahan, bukan dalam gegas, tapi dalam tenang.


    Semoga kisah ini menjadi pengingat, bahwa cinta yang tumbuh dari doa akan selalu menemukan jalannya. Karena ketika niat kita lurus, dan tujuan kita sama, maka takdir pun akan bekerja dengan caranya yang paling indah.





                                                                                                    Oleh: Cindhi Nouvie

Posted by
A Whole My World

More

My New MBTI : The Gentle Creator


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ



Sebenarnya berawal dari penasaran hasil MBTI ku masih sama atau berbeda, jadi aku cobalah tes MBTI lagi di 2 website yang berbeda (yang pastinya free 🤭) 
Ternyata hasil keduanya berbeda, dan aku coba test ulang hasilnya tetep sama seperti hasil pertama tapi diantara kedua website itu berbeda.. 
Aku coba pake chatgpt aja ternyata hasilnya juga berbeda 🤦‍♀️

Jadi aku dapat 3 hasil MBTI dari 3 resources yang berbeda, yaitu :
Di web ini  MBTI ku ISTP
Di web ini MBTI ku ISFP
Di chatgpt MBTI ku ISFJ

Entahlah mana yang benar, tapi karena ini menarik untukku aku mau membahas sedikit dari hasil MBTI masing-masing resources.



1. Me as ISTP (The Mechanic)


Sebagai seorang ISTP, kamu punya rasa ingin tahu yang tinggi, terutama soal bagaimana sesuatu bekerja. Kamu suka menganalisis, membongkar, dan memahami hal-hal teknis secara logis. 

Makanya, kamu sering dijuluki sebagai The Mechanic—karena kamu punya cara berpikir yang sistematis tapi tetap fleksibel.

Kamu juga seorang petualang sejati yang menikmati tantangan dan aktivitas yang memacu adrenalin, seperti surfing, diving, atau olahraga ekstrem lainnya. Kamu lebih suka hidup di saat ini dibandingkan memikirkan masa depan terlalu jauh. Aturan yang terlalu kaku sering terasa membatasi ruang gerakmu, jadi kamu lebih suka melakukan sesuatu dengan caramu sendiri.

Meskipun terlihat santai dan tidak terlalu ekspresif secara emosional, kamu tetap memiliki prinsip yang kuat: semua orang harus diperlakukan dengan adil dan layak.


🔧 Ciri utama :

- Suka mencoba hal baru secara praktikal.

- Tidak suka aturan ketat; lebih suka “langsung coba.”

- Terampil secara teknis — biasanya cepat paham alat, sistem, atau teknologi.

- Kurang nyaman membicarakan emosi.


💬 Kelebihan :

- Cepat tanggap dan mandiri.

- Suka tantangan dan hal-hal nyata (mekanikal, DIY, atau eksperimen).


⚖️ Kekurangan :

- Bisa terlihat dingin atau acuh.

- Kurang sabar dengan teori / hal abstrak.

- Tidak suka rutinitas.


2. Me as ISFP (Petualang)

Saya berubah seiring berjalannya hari. Saat saya bangun tidur, saya adalah seseorang, dan ketika saya tidur saya yakin saya akan bangun dan menemukan diri yang berbeda.

Bob Dylan

Petualang (ISFP) adalah seniman sejati – meskipun tidak harus dalam pengertian konvensional. Untuk tipe kepribadian ini, hidup itu sendiri adalah kanvas untuk ekspresi diri. Dari apa yang mereka kenakan hingga cara mereka menghabiskan waktu luang, para Petualang bertindak dengan cara yang secara jelas mencerminkan siapa mereka sebagai individu yang unik.

🌿 Ciri utama :

- Lembut, hangat, dan sangat menghargai keindahan.

- Punya kepekaan artistik tinggi (biasanya suka desain, seni, journaling, musik).


- Tidak suka konflik, lebih suka harmoni dan kebebasan pribadi.

- Spontan tapi punya kedalaman perasaan.


💬 Kelebihan :

- Kreatif & empatik.

- Tulus, baik hati, dan bisa menenangkan orang lain.


- Menghargai makna dalam hal-hal kecil.

 

⚖️ Kekurangan :


- Kadang sulit membuat keputusan jangka panjang.

- Bisa menghindar dari tanggung jawab yang terasa menekan.



3. Me as ISFJ (The Protector/Nurturer)

Cinta bertumbuh saat kita berbagi. Kita akan mendapatkan lebih banyak cinta untuk diri sendiri saat kita juga memberikan cinta kepada orang lain.

Brian Tracy

Dengan cara mereka yang sederhana dan bersahaja, Pembela (ISFJ) membantu membuat dunia berputar. Pekerja keras dan penuh pengabdian, orang-orang dengan tipe kepribadian ini merasakan tanggung jawab yang mendalam terhadap orang-orang di sekitar mereka. Pembela dapat diandalkan untuk memenuhi tenggat waktu, mengingat ulang tahun dan acara-acara khusus, menjunjung tinggi tradisi, dan menghujani orang yang mereka sayangi dengan perhatian dan dukungan. Namun mereka jarang menuntut pengakuan untuk semua yang mereka lakukan, dan lebih suka bekerja di belakang layar.

🌸 Ciri utama :
- Peduli, perhatian, dan suka membantu.

- Suka hal yang rapi, teratur, dan aman.

- Perfeksionis dalam hal kecil (ingin hasil terbaik untuk orang lain).

- Sulit menolak permintaan karena ingin semua bahagia.

- Punya ingatan kuat terhadap hal-hal personal (kamu ingat siapa yang suka apa, siapa yang    sedih karena apa).


💬 Kelebihan :

- Setia dan bertanggung jawab.

- Telaten & sabar.

- Punya empati tinggi dan suka menciptakan suasana damai.


⚖️ Kekurangan :

- Bisa terlalu mengutamakan orang lain sampai lupa diri.

- Kadang sulit mengekspresikan perasaan sendiri.

- Tidak suka perubahan mendadak.

Ketika aku mencoba bertanya chatgpt sebenarnya MBTI aku itu apa berdasarkan komunikasi kita (aku & chatgpt) lakukan selama ini. Dan menurut chatgpt MBTI aku itu ISFJ dan sedikit nuansa dari ISFP (karena aku punya sisi empatik sekaligus artistik).



💫 Profil MBTI Kamu: ISFJ–ISFP (The Gentle Creator)


Tenang tapi penuh makna. Kamu tidak banyak bicara, tapi setiap tindakanmu punya kehangatan dan niat yang tulus.

🧠 Gambaran Umum

Kamu termasuk tipe yang lembut, teliti, dan penuh empati, tapi juga punya jiwa seni yang kuat.

Kamu menikmati hal-hal kecil — entah menyusun halaman scrapbook, menata ruang, atau merapikan sesuatu agar terasa “tepat.”

Kamu jarang menunjukkan emosi besar, tapi orang yang dekat tahu kamu peduli melalui tindakan kecil dan ketulusanmu.

Kamu mencari kedamaian, stabilitas, dan makna yang nyata — bukan hanya sekadar ramai atau heboh.

Kamu mungkin tampak pendiam, tapi di dalam dirimu ada dunia yang penuh warna, detail, dan perasaan yang dalam.



🌿 Kelebihan Utama

- Empatik dan tulus dalam membantu orang lain.


- Mampu memperhatikan hal kecil yang sering dilewatkan orang lain.

- Kreatif dalam cara yang lembut — menyenangkan tanpa harus mencolok.

- Terorganisir dan konsisten saat mengerjakan sesuatu yang kamu sukai.


- Setia dan bisa dipercaya dalam hubungan maupun tanggung jawab.



☁️ Hal yang Perlu Dijaga

- Jangan terlalu keras pada diri sendiri saat hal tidak berjalan sempurna.


- Belajar mengatakan “tidak” tanpa merasa bersalah.


- Coba berbagi isi pikiranmu lebih sering — orang lain mungkin ingin tahu pandangan unikmu.


- Ingat bahwa fleksibilitas bukan berarti kehilangan kendali.



🎨 Gaya Hidup & Kreativitas

Kamu mencintai keindahan yang sederhana — bukan karena ingin tampil, tapi karena kamu ingin dunia terasa lebih lembut dan tenang.

Hal seperti menulis jurnal, membuat scrapbook, mengedit foto, atau mendesain sesuatu yang estetik membuatmu merasa “hidup.”

Kreativitas bagimu bukan sekadar ekspresi — tapi cara untuk merawat emosi dan menenangkan diri.



💞 Dalam Hubungan

Kamu tipe yang setia, perhatian, dan sabar, tapi kadang tidak mudah mengungkapkan perasaan langsung.

Kamu mengekspresikan cinta lewat perhatian kecil — seperti mendengarkan, membantu, atau membuat sesuatu untuk orang yang kamu sayangi.

Kamu butuh pasangan yang menghargai ketulusan dan tidak terburu-buru, seseorang yang bisa memahami bahwa cintamu ditunjukkan lewat tindakan, bukan kata-kata.



🧭 Dalam Pekerjaan / Aktivitas

Kamu paling cocok di bidang yang melibatkan kepedulian, detail, atau seni, seperti:

- Desain, dokumentasi, administrasi, atau pengarsipan

- Pendidikan, kesehatan, atau sosial


- Karya kreatif yang rapi dan mendalam (journaling, desain, ilustrasi, tulisan reflektif)


- Kamu berkembang di lingkungan yang tenang, teratur, dan menghargai nilai kerja keras serta    empati.




🌸 Kata Kunci Kepribadianmu

Tenang – Teratur – Empatik – Artistik – Setia – Perfeksionis lembut 





Waaahh.. Ternyata panjang juga ya postingan kali ini, jadi ngebahas 3 jenis MBTI personality.. But, it's okay.. aku jadi tahu 3 jenis MBTI yang cukup berbeda ini, semoga kamu yang baca postingan ini juga bisa menambah ilmu yang sama yaa..

Untuk kamu yang lumayan kenal aku, menurut kamu apakah aku benar ISFJ - ISFP (The Gentle Creator)? 

Posted by
A Whole My World

More

Lubang yang Tak Pernah Tertutup


 السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Ternyata benar, kehilangan orang tua atau orang terkasih meninggalkan lubang besar di hati -- lubang yang tak akan pernah benar-benar tertutup, seberapa pun waktu berlalu.


Lamunanku kembali pada tiga tahun lalu, saat duniaku seketika berubah. Hari ketika orang yang paling aku sayangi dan hormati berpulang. Saat detak jantungnya mulai melemah dan napasnya perlahan menghilang, aku terus berdoa -- mengharapkan keajaiban terjadi. Namun saat dokter menyatakan waktu kematiannya, seluruh harapanku runtuh. Air mataku tumpah deras. Itu pertama kalinya aku menangis sedalam itu. Tak ada lagi yang bisa aku tahan.


Dengan langkah lemas, aku keluar dari ruang ICU untuk mengambil kartu identitas yang kutitipkan sebelumnya. Seorang perawat menyerahkan kartuku sambil berkata,

“Daripada bolak-balik tukar kartu, kalau mau keluar, kartunya ditinggal di sini saja.”

“Mama sudah nggak ada, Suster,” jawabku pelan. Meski sudah kuusahakan untuk kuat, suaraku tetap bergetar.


“Maaf ya, saya turut berduka.”


Aku hanya mengangguk, lalu meninggalkan ruangan itu tanpa berkata apa-apa lagi.


Langkahku terasa hampa. Aku hanya mengikuti adikku dari belakang tanpa benar-benar sadar ke mana kami berjalan. Pikiranku kosong, masih mencoba mencerna apa yang baru saja terjadi.


Kami tiba di sebuah lorong sunyi. Di depannya ada ruangan kecil dan bangku panjang. Ruangan yang selama ini selalu menjadi momok menakutkan di rumah sakit. Ruangan yang lebih sering disebut hanya dengan bisik-bisik. Ya, benar -- “Kamar Mayat.”


Aku duduk sendirian di bangku panjang dekat pintu masuk. Kakak dan adikku membantu ayah mempersiapkan keperluan ibu untuk segera dibawa ke sana. Waktu menunjukkan pukul 00.10 dini hari. Udara malam begitu dingin, tapi aku tak merasakan apa-apa. Tidak takut, tidak sedih, tidak marah. Hanya dingin yang menyelimuti, dan ribuan skenario berputar di kepalaku tentang bagaimana caranya aku menjalani hidup tanpa ibu.


Di ruangan sebelah, tampak terang dan dipenuhi karangan bunga. Rupanya, ada publik figur yang juga berpulang di hari yang sama, pikirku sekilas.


Lalu aku kembali tenggelam dalam pikiranku sendiri, menyusun ulang hidup dalam imajinasi: tanpa suara ibu yang membangunkan pagi, tanpa doa yang biasa menyertai kepergianku, tanpa pelukan hangat yang selalu bisa menenangkan badai di hati.


Seorang perempuan kemudian duduk di sampingku.

“Petugasnya ada, Mba?” tanyanya.

“Ada, Mba,” jawabku pelan dan singkat.

“Yang meninggal siapa, Mba?” ia mencoba membuka obrolan.


“Ibu saya, Mba. Kalau Mba?”


“Suami saya.”


Lalu ia mulai bercerita tentang suaminya. Aku mendengarkan, berusaha sopan, meski wajahku datar dan pikiranku tak benar-benar hadir. Aku tahu itu tak pantas. Harusnya aku menunjukkan empati. Tapi aku benar-benar tak bisa berekspresi apa-apa saat itu.


Yang aku pikirkan hanya satu: aku ingin semuanya cepat selesai. Aku ingin ibu segera tiba, menyelesaikan semua urusan administrasi dan dokumen yang diperlukan, lalu kami bisa pulang.
Pulang -- tanpa sosok yang selama ini menjadi pusat dari segala makna pulang itu sendiri.


23062022


Posted by
A Whole My World

More

シンディ, 誕生日おめでとう!



السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Congratulations.. one year has passed and I know that I learned a lot this year. I might not be the richest person in the world or have a lot of followers in instagram or millions YouTube's subscribers.


I might not be where I want to be but that's ok. I have happiness, peace of mind, and most importantly the gift of life. My being alive and healthy -in the midst of pandemic- today is as a result of none other than the almighty Allah. 


Wishing myself the happiest of birthdays. On this special day, I just want to thank you, Allah for the priceless gift of life that He has given me and for the wonderful people He has put in my life.
I’ll forever be grateful to you. Thank you, Allah for blessing me with such priceless gifts. On my birthday, I celebrate these little but priceless things. I pray that He continue to bless me throughout the year.


Ok, now I'm turning 30..
I don't know how's feel. To be honest, it's scary when I counted down day by day to my birthday but, it wasn't scary at all.


Kenapa itu menakutkan? krn paradigma dan stigma orang-orang tentang perempuan yang sudah usia 30 dan belum menikah.
I'm not stupid, gw tau ada (banyak mungkin) temen2 gw atau orang-orang di sekitar gw ataupun saudara gw yang kalo ngumpul pasti bertanya (dgn agak men-judge), kok kamu udh 30 belum menikah? Well, jujur gw cuman bs jawab "di doakan saja bs secepatnya"


Makanya gw agak malas kalo disuruh kumpul offline atau online sama temen2 gw yg udh pada punya anak. Malas krn bakal dijadikan bahan pembullyan.


Memang apa salahnya si blm menikah kalo lu cewek dan usia lu udh kepala 3?
Ini bukan karena lu laku atau engga..
Ini hanya masalah timezone dan timeline kita beda..


Ada orang yang nikah muda, bisa langsung punya anak 1, anak 2, anak 3 dst..
Ada juga yg nikah muda tp masi berusaha punya anak..
Ada yang bs nikah lebih dari sekali..
Ada yang nikah dgn usia lumayan dan langsung punya anak..
Ada yang nikah dgn usia lumayan dan masi berusaha punya anak..
Ada yang masi muda dan sdh dipanggil Yang Maha Kuasa..


Masalahnya cuma timezone dan timeline orang beda2. Dan elu ga bisa menyamakan timezone elu ke orang lain. Ga mungkin kan lu nyuruh orang US sholat dzuhur di waktu yang sama kayak di Indonesia..
Cuy.. disana masi malem pas kita tengah hari bolong..


Hidup, jodoh, rezeki, maut itu udah ada yang ngatur..
Ga main2 Beliau mengatur timeline semua makhluk hidup di bumi dengan sangat sempurna tanpa cacat..
Lu kira orang yang lu tanya2in kapan nikah itu ga kepikiran?
Fyi, kita jg mikir.. cuman ya mau gimana, itu di luar kendali dan kuasa kita..


Kadang itu dijadikan "bahan pembuka obrolan" tp malah kadang menyakitkan..
Kalo mau buka obrolan bs pake cara lain, misalnya, "skrg lagi sibuk apa?" Atau ngomongin hal2 yg lagi happening skrg (tp jgn tentang video 19 detik itu ya #oopss) atau ngomongin musik, film banyak deh hal2 lain yg ga bersinggungan sama kehidupan pribadi yg bs dijadikan bahan pembuka obrolan.


We only human, we have no power and knowledge about that things.
Sama aja kalo gw tanya ke lu, "kapan mati?" Emang lu bs jawab? 
Ga ada yang tau.. cuma Allah swt yang Maha Mengetahui dan Maha Kuasa atas semua itu.


Daripada lu cuma nambah beban, mendingan kalo ga bs bantuin lu diem aja.. ga perlu lah berkedok sok care dengan terus2an nanya kapan nikah? Kapan nikah? Ntar jg kalo udah saatnya lu bakalan tau..


Ga semua hal bisa terlaksana mulus kek jalan tol yang baru jadi. Kadang ada kerikil, kadang ada batu, kadang harus memutar ke jalan yg agak jauh utk sampai ke tujuan.


Semua udah ada yang ngatur. Dan tugas kita hanya menjalankan semua yang telah diatur untuk kita dengan sebaik mungkin dan berdoa semoga jalan yang akan kita tempuh ga terlalu banyak rintangannya..


Ok, kurang lebih 2 jam lagi tgl 14 akan berakhir, I just wanna say you're doing great this year. Let's fighting more for next year..



I love you, myself.. 



14112020 : 21.50


Posted by
A Whole My World

More

Yes, I am Ambivert

 


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ





Sekarang semakin banyak tes-tes kepribadian yang bisa dilakukan secara online, salah satunya adalah MBTI test. Sebenarnya MBTI itu apa si?

MBTI adalah singkatan dari The Myers-Briggs Type Indicator. MBTI adalah tes kepribadian yang diisi sendiri, tujuannya untuk mengetahui cara orang memandang dunia dan bagaimana cara mereka mengambil keputusan. MBTI mengambil inspirasi dari teori Carl Jung, yang menyebut bahwa manusia punya 4 fungsi utama dalam hidup: sensasiintuisiberpikir, dan merasakan. (sumber : disini).



Tapi kali ini aku ga akan ngebahas tentang MBTI test. Buat kalian yang pengen nyoba MBTI Test monggo langsung cuss kesini. Postingan kali ini aku mau ngebahas sedikit tentang salah satu jenis kepribadian manusia, yaitu Ambivert. Pasti banyak orang yang tidak familiar dengan kepribadian ini, karna sebagian besar manusia hanya mengetahui kepribadian Ekstrovert dan Introvert. Jika introvert adalah memiliki kepribadian tertutup, maka ekstrovert adalah kebalikannya, yaitu mempunyai kepribadian terbuka. Meski jarang terdengar, di tengah-tengah kepribadian introvert dan ekstrovert, ada jenis kepribadian lain bernama ambivert.


Apa sih Ambivert itu?


Kepribadian yang kamu miliki dapat menentukan bagaimana kamu berinteraksi dan bereaksi terhadap lingkungan di sekitarmu. Dengan begitu, kamu akan merasa nyaman, baik secara personal maupun profesional.Tipe kepribadian introvert dan ekstrovert kali pertama digagas oleh seorang psikiater bernama Swiss Carl G. Jung pada tahun 1900-an. Orang yang memiliki kepribadian introvert digambarkan cenderung lebih suka menyendiri dan senang menarik diri dari keramaian orang banyak.Orang-orang introvert lebih suka menyendiri dan berkumpul hanya dengan satu atau dua orang yang dianggap cukup dekat dengan dirinya. Kadang mereka membutuhkan waktu untuk sendiri (me time) setelah berada dalam lingkungan yang dipenuhi banyak orang.Sedangkan, orang yang memiliki kepribadian ekstrovert dideskripsikan sebagai orang yang senang ketika berada di lingkungan dengan banyak orang. Suka menghadiri acara kelompok dan senang bersosialisasi dengan orang lain.

Tapi, tidak semua orang dapat dikategorikan sebagai orang yang introvert maupun ekstrovert. karena ada beberapa orang yang perilakunya dapat mengarah ke introvert maupun ekstrovert. tergantung dengan situasi dan kondisinya. Inilah yang disebut kepribadian ambivert.



Ambivert adalah suatu kepribadian yang digambarkan sebagai sosok dengan campuran kepribadian introvert dan ekstrovert. Di mana pribadi ambivert senang bersosialisasi dengan orang lain, tetapi terkadang suka menyendiri pada waktu lainnya. (sumber : disini)


Ambivert, Si Pemalu tapi juga suka bergaul



Salah satu alasanku buat thread ini adalah, I am Ambivert.. yaaah.. Aku udah nyoba MBTI Test 2-3 kali dan hasilnya selalu nyaris seimbang antara sisi ekstrovert dan introvertku.. Yaah.. kisaran 45%-55% selalu begitu.. trus aku baca postingan @icampusindonesia tentang ambivert dan semua ciri-ciri nya nyaris menggambarkan aku banget. So yeah, I am Ambivert.

Sebenarnya ciri-ciri ambivert itu apa aja si? Ini menurut postingan @icampusindonesia di Instagram yang menyadarkanku bahwa aku adalah seorang ambivert.


1. Kamu sering berdiam diri, tapi bukan berarti kamu ga mau ngobrol. 




Biasanya kamu memiliki banyak hal yang ingin dibicarakan, tapi kamu sering merasa bahwa topik tersebut ga menarik perhatian orang. Jadi kamu lebih sering mendengarkan pembicaraan orang karena kamu ingin mengenalnya lebih dekat dan kamu juga menikmati pembicaraan kalian.


2. Hanya karena kamu suka berada di keramaian, bukan berarti kamu ingin ngobrol sama semua orang.




Berbicara menguras banyak energi. Buatmu, ada di sekitar banyak orang (tapi bukan berarti berdesak-desakan yah) sudah cukup membuatmu bahagia. Biasanya lebih suka berada di pinggir tidak suka berada di tengah-tengah kerumunan. Jadi, bisa memperhatikan banyak orang tapi tidak jadi pusat perhatian (ini ada tambahan sedikit dari aku).


3. Kamu suka hang out tapi ga dalam gerombolan yang ramai.




2 - 3 orang (kalo aku yaah maksimal 6 - 7 orang lah yaa) aja cukup. Karena akan lebih menyenangkan buatmu. Kamu bisa mengenal temanmu lebih dekat dan ngobrol lebih banyak.


4. Kamu sering banget mengabaikan Chat dari temanmu.




Karena kamu memang ga ingin membalasnya. Bukan karena kamu terganggu, kadang kamu terlalu sering ada di sekitar banyak orang dan bikin lelah. Sudah cukup banyak pembicaraan yang kamu lakukan dan kamu cuma ingin istirahat saja. Kadang juga jika di dalam suatu grup  WA pembicaraannya sudah sangat panjang, kamu hanya membuka grupnya saja tanpa di-scroll (hayoo.. siapa yang kayak gini juga). Tapi ada beberapa moment ketika kamu ingin mengetahui apa yang sedang dibicarakan, kamu akan membacanya semua dari awal. Hanya menjadi silent reader di grup krna merasa tidak terlalu mengerti apa yang dibicarakan atau merasa akan mengganggu pembicaraan dengan chatmu.


5. Kamu bukan tipe penyendiri





Kamu cuma butuh momen-momen tertentu untuk sendiri. Susah sih untuk menyeimbangkan waktu untuk temen-temen dan diri sendiri. Tapi kadang kamarmu terlalu nyaman untuk ditinggalkan. Apalagi kalo udah ada Hp, charger, headset, wifi, atau hanya sekedar buku waah.. itu seharian kamu ga akan keluar kamar (paling keluar kamar untuk ke toilet, atau makan).


6. Kamu susah banget kalo diajak keluar




Tapi kalau udah di luar kamu menikmati sensasi jadi pusat perhatian. Terlanjur keluar rumah yaudahlah dinikmati aja. Kalo aku ga gitu menikmati sensasi jadi pusat perhatian si.. cuman kalo udah terlanjur keluar rumah, langsung deh kadang bisa seharian. Sengaja dari pagi sampe sore bahkan malam. Biar sekalian gitu, besok-besok ga usah keluar lagi.


7. Kamu ga selalu jadi yang paling rame,




Tapi kamu tau kapan harus rame. Kamu rame kalo memang situasi mendukung. kalo engga yaa mending diam dan tidur aja. Biasanya kamu bakal keluar sifat rame nya kalo ada minimal 1 orang yang kamu kenal dekat. Makin banyak yang dikenal kamu akan semakin rame.


8. Kamu senang berada di kafe dan ngopi sendiri,




Dikelilingi orang tapi tetap fokus pada dirimu sendiri. Rasanya enak ada di sekitar orang banyak tapi ga ngomong sama mereka. Kamu ga masalah kalo harus makan sendiri, ke salon sendiri, belanja sendiri atau nonton sendiri. 


So, Are you an ambivert? 



Posted by
A Whole My World

More

Dimana Keindahan itu Berada


السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Pagi hari mendapat broadcast renungan dari sebuah grup di Whatsapp, dan isinya cukup membuatku terenyuh.

Pada tahun 2007, The Washington Post pernah melakukan sebuah eksperimen yang cukup menarik. Mereka meminta seorang pemain biola ternama, Joshua Bell, untuk menunjukkan kebolehannya di sudut sebuah stasiun.


Tidak tanggung-tanggung, sang violinis mempersembahkan lagu yang paling sulit dimainkan berjudul Chaconne, Partita No 2 in D Minor karya maestro Bach. Biola yang digunakan pun tidak main-main, yaitu biola termahal miliknya yang nyaris sempurna menghasilkan nada paling merdu.

Bagaimana hasilnya? Selama satu jam permainannya, dengan lebih dari seribu orang yang melewati jalan tersebut, namun hanya tujuh orang saja yang berhenti sejenak dan menikmati sajian indah dan gratis itu.

Padahal, tiga hari sebelumnya Joshua Bell baru saja menggelar pertunjukan tunggal di sebuah teater musik yang kursi penontonnya terjual habis meski seharga seratus dolar!

Eksperimen ini dilakukan untuk membuktikan kepada kita semua, bahwa sebenarnya keindahan itu dapat dengan mudah kita temui di mana saja. Namun, terkadang justru kita yang tidak menyadari.

Berapa banyak keindahan yang kita lewati. Kita menyangka tak ada sesuatu yang berharga, padahal kenyataannya adalah kita yang tidak peduli. Hanya karena permainan biola itu dibawakan di stasiun, bukan berarti menjadi kehilangan keanggunannya.

Mari kita mulai belajar menghargai. Temukanlah segala keindahan yang Alloh Ta'ala ciptakan. Karena dalam hadist riwayat Al-Imam Muslim disebutkan,

"Sesungguhnya Alloh Maha Indah dan mencintai keindahan."

Maka pastilah dalam segala sesuatu terdapat keindahan. Karena segala sesuatu merupakan ciptaan Alloh Ta'ala. Tugas kita adalah menemukannya.

Sadarilah bahwa apapun yang kita temukan di tempat kerja, sebetulnya punya keindahannya sendiri. Mungkin karena kita yang terlalu banyak mengeluh, sehingga tidak menyadarinya.

Rasakanlah dalam wajah-wajah anggota keluarga kita di rumah, tersimpan keindahan yang kita butuhkan. Hanya saja waktu kita habis untuk smartphone, sehingga tak bisa merasakannya.

Bahkan pada lantunan ayat-ayat Al-Quran, terkandung keindahan yang sangat menentramkan hati bagi pembaca maupun pendengarnya. Sebagaimana tersebut dalam Surat Hud ayat 1,

"Alif laam raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi (indah) serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Alloh) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu."

Semoga kita senantiasa memperbaiki ibadah kepada Alloh Ta'ala, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.

Posted by
A Whole My World

More

Ini passion gw





"Gw ga pengen hidup cuman kerja gitu2 aja.. gw pengen hidup gw lebih berwarna.. kalo gw ngelakuin itu gw bangga bgt.. gw sama temen2 gw"
Itu kata temen gw yg hobi bgt lari trus liat liputan lari marathon di bromo.
Sebenarnya ga ada yang salah dari kata-kata itu, mungkin begitulah cara dia menggambarkan betapa berat passionnya terhadap lari.. lagian toh gw juga ga meremehkan hobi dia.. gw cuman senyum seadanya aja..


Ada bagian yang gw setuju tapi ada bagian yang gw ga setuju..
Gw setuju hidup jangan cuman diisi dengan kegiatan yang monoton kayak kerja aja.. tapi mungkin untuk sebagian orang kerja itu adalah passion mereka atau mereka kerja sesuai dengan passion mereka..


Sebenarnya nya passion itu apa si?


Passion adalah kosakata dalam Bahasa Inggris yang bermakna gairah. Sedangkan dalam Bahasa Indonesia menurut KBBI, gairah berarti keinginan atau hasrat atau yang kuat. Ketika seseorang memiliki passion dalam diri, mereka akan dihantui oleh rasa penasaran dan antusias yang luar biasa, sehingga mereka selalu ingin lebih baik dalam melakukan pekerjaan atau kegiatan yang dilandasi dengan passion.

Tapi seseorang ga bisa memaksakan passionnya ke orang lain. Contohnya kayak temen gw di atas, dia passion abis sama lari, dia ga bisa maksa gw juga ikutan lari (bisa masuk rumah sakit gw kalo dipaksa lari jarak jauh gitu)

Gw suka jalan-jalan (yang mungkin menurut dia, jalan-jalan gw ga ada manfaatnya) dan gw juga ga maksa dia untuk ikut "cara jalan-jalan gw yang biasa itu".


Menurut gw, fokus aja sama apa yang kita suka yang jadi passion kita tapi kita ga boleh meremehkan sesuatu yang disukai orang lain..
Mungkin sesuatu yang kita anggap biasa aja buat orang lain itu adalah sesuatu yang bener-bener disukai..
Dan jangan terlalu membanggakan passion kita ke orang lain. Karena itu annoying banget..

Posted by
A Whole My World

More

After 14 Hours

Akhirnya, manis keluar dari tas koper di dalam lemari. Terlihat empat ekor bayi-bayi kucing masih lemah tapi sudah bersih dari darah. Sepertinya semalaman manis membersihkan bayi-bayinya setelah melahirkan.

Dia berjalan ke dapur, aku sangat tahu kalau dia lapar karena hampir 14 jam dia tidak makan.
Setelah kusiapkan makanan untuknya dan susu, dia makan dan minum sangat lahap.

Setelah dirasa kenyang, dia diam dihadapanku yang duduk di depannya.
Dia melihatku dengan mata hitamnya lalu mengeong pelan, sangat pelan nyaris tidak terdengar seolah dia ingin berkata, "Aku sudah melahirkan, hooman"

Lalu ku belai lembut kepalanya, "Manis sudah melahirkan yaa.. pintar yaa manis.. pasti kamu masi sakit & lemes, sekarang kamu istirahat dulu yaa.."

Manis pun merebahkan tubuhnya di lantai, memejamkan matanya dan tertidur.

Posted by
A Whole My World

More
@cindhi.nouvie | 2009. Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © / A Whole My World

Template by : Urang-kurai / powered by :blogger